Selasa, 31 Mei 2016

 #SelfReminder#

#QuoteOfTheDay (20160531):
“Demi Allah, jika Allah telah menulis sesuatu untuk Anda maka tidak seorang makhluk pun mampu mencegahnya, jadi cobalah bersantai.” (Shaykh Mohammed Aslam)

Jika sakit atau musibah terjadi, dan jika semua daya upaya (ikhtiar) dan doa telah dimaksimalkan, janganlah kesal atau bahkan stres. Ada kalanya kita harus menikmatinya dengan kesabaran dan kelapangan dada. Semua ada hikmahnya.

Ingatlah sabda Rasulullah ﷺ, “Setiap musibah yang menimpa seorang mukmin, berupa sakit yang berkelanjutan, sakit yang biasa, kebingungan, kesedihan, kegundahan hingga [sekedar] duri yang menusuknya, maka pasti musibah itu akan menjadi penghapus bagi kesalahan-kesalahannya.” (Mutafaq `alaih)

#SelfReminder#

taken from whatssapp

Senin, 17 Januari 2011

Letter for the Sun

Dear Sun,

How are you? Long time no see :)

You look brighter today,

What about me, am I?

Best regards,
Lutfan
17.01.2011


Jumat, 26 November 2010

kesepian

Dan saya masih duduk terpaku di sudut ruangan ini
sambil memandangi keluar lewat jendela
kulihat mereka melangkah pergi satu per satu
ada yang berjalan...
ada yang berlari...
ada yang tersenyum...
ada yang muram...
dan ada pula yang hambar...
termasuk saya sendiri

setelah kusadari mereka semua telah pergi
kini aku hanya sendiri
lalu saya berpikir...
mungkin saya juga harus pergi
tidak lagi di ruangan ini
dan akhirnya saya pergi
yang penting pergi
tak lagi disini
pergi


Jena, 27 Nop 2010


Rabu, 10 November 2010

10 Nopember 2010


Dengan semangat Hari Pahlawan,
Mari kita bersama-sama bergerak kearah perbaikan
untuk memastikan perjuangan para pahlawan yang telah gugur, tidak sia-sia.

Bagi semua pelajar, jadilah pelajar sebaik-baiknya
Bagi semua mahasiswa, jadilah mahasiswa yang sebaik-baiknya
Bagi semua PNS, jadilah PNS sebaik-baiknya
Bagi pekerja swasta, bekerjalah sebaik-baiknya
Bagi semuanya, berkaryalah sebaik-baiknya

Untuk kebaikan Indonesia ...untuk kemajuan Indonesia...
untuk kesejahteraan anak cucu kita...
untuk Indonesia yang lebih baik saat ini dan masa yang akan datang

Mari mulai dari perbaikan diri sendiri, setiap pribadi bertanggung jawab
Mulai dari diri sendiri, Mulai dari hal terkecil dan Mulai saat ini juga

Kamis, 04 November 2010

Renungan 1 - Sabar Menuntut Ilmu

Renungan 1

Hai orang-orang yang beriman
Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat,
sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar
(Albaqarah: 153)


Menuntut Ilmu adalah Taqwa
Menyampaikan Ilmu adalah Ibadah
Mengulang-ulang Ilmu adalah Dzikir
Mencari Ilmu adalah Jihad
(Al Ghazali)

Rabu, 03 November 2010

Sebuah Kesederhanaan Cinta yang Terbungkus Ketulusan

Hari ini 3 Nopember 2010,
Apartemenku cukup senyap terendam dalam kelarutan malam. Tiba-tiba aku teringat sebuah kejadian tadi sore di tram (kereta listrik dalam kota)....

Sore itu selesai kuliah aku memutuskan untuk langsung pulang ke apartemen. Karena masuk jam pulang kantor dan kuliah, tram pun tampak penuh sesak. Aku pun tidak kebagian tempat duduk dan akhirnya berdiri di pojok gerbong dekat mesin tiket, sampai kemudian lewat di depanku kakak beradik yang ternyata mencuri perhatianku. Sang kakak mungkin berumur 8 tahun dan adiknya 6 tahun. Dua-duanya perempuan....aiits....jangan berpikiran negatif dulu :)

Bagaimana tidak mereka mencuri perhatianku, ada kesederhanaan cinta yang terbungkus dalam ketulusan sikap mereka berdua. Namun menurutku, kesederhanaan cinta yang mereka suguhkan, melebihi sensasi cinta yang dipersembahkan Romeo-Juliet.

Masuk dari pintu tram, sang kakak mengarahkan adiknya untuk mengikutinya ke arah mesin tiket di dalam tram. Setelah menyuruh adiknya untuk berpegangan. Diapun mulai memasukkan satu persatu koin yang dibawanya ke dalam mesin tiket dan akhirnya dia mendapatkan 2 tiket untuknya dan adiknya.

Kemudian hanya berselang 2 halte, tampak kalau mereka akan turun di halte berikutnya. Karena sesaknya tram, terpancar kekhawatiran di wajah sang kakak. Khawatir kalau mereka tidak sanggup menembus tembok-tembok manusia dalam gerbong yang tingginya hampir 2 kali tinggi mereka. Sambil mengarahkan adiknya untuk berjalan di depannya untuk mengambil ancang-ancang agar berjalan kearah pintu keluar tram, sang adikpun terperangkap di tengah-tengah tembok manusia tanpa bisa berpegangan terhadap sesuatu untuk menopang kestabilan tubuhnya di kala tram menambah dan mengurangi lajunya. Tahukah kalian apa kemudian yang dilakukan sang kakak? dengan khawatir, dia pegangi tas di punggung adiknya, dia pastikan dirinya yang masih berpegangan siap menopang kestabilan tubuhnya dan adiknya...hebat ...hebat....

Saya bersyukur, dunia masih memiliki cinta yang seperti itu
Ketulusan cinta untuk saling menjaga dan saling percaya
satu-satunya siklus dengan efisiensi 100 % tanpa titik jenuh...he..he...





Selasa, 02 November 2010


makin jauh kudaki gunung ini

makin terjal kurasa tapak yang kulalui

tapi selama kulihat puncak gunung ini

tebing curam pun siap kulalui

aku hanya perlu mendaki lebih jauh lagi


Jena- 02.11.2010